Sabtu, 08 Mei 2010

Merawat Busi Kala Musim Hujan


Hari-hari terik dan paas telah usai,musim penghujan menyapa para bikers.Beberapa ruas jalan kewalahan menerima deras hujan.Pengguna jalan yang paling puyeng dengan keadaan ini tentulah para bikers.

Jika mogok di tenah banjir,tenangkan diri.buka busi dari kepala busi.gunakan lap untuk keringkan busi yang basah.setelah itu ,sumpal lubang busi dengan yang di mesin dengan lap kering sambil disumpal

kick stater motor anda beberapa kali dalam keadaan mesin mati/kunci kontak off
Pastikan kembali tidak ada air dikepala busi maupun di busi . Lalu kick stater motor dan siap menyala kembali ,amun jika tetap busi tidak menyala, segara diganti dengan busi yang baru,

Kamis, 06 Mei 2010

Fuel Pump V-xion Ngadat Ganti Baru

Di rubrik Dialog edisi No.04 dan 05/XIX 2009, sempat dimuat SMS pembaca yang mengungkapkan masalah Yamaha V-Ixion. Keluhannya, bila parkir di tempat panas, motor jadi enggan hidup. Hal sama ditemui di beberapa milis di internet.


Penasaran, kami cari tahu ke beberapa bengkel resmi Yamaha. Eh, ternyata hal itu pun diiyakan. “Kami juga pernah kok, menangani dua kasus seperti itu,” bilang kepala mekanik bengkel resmi Yamaha di kawasan Bintaro, Jaksel.

Masih kata pria yang ogah disebut namanya ini, “Keluhannya sama seperti disebut di atas. Atau kalau pun si V-Ixion mau hidup, setelah jalan beberapa meter akan mogok lagi. Tapi bila didiamkan akan hidup lagi.”

Kata dia, “Itu terjadi di V-Ixion keluaran awal sampai tahun 2008. Kata pusat (pabrikan), karena ada saluran pada pompa bensin yang terlalu kecil, saat kepanasan melar, jadi mampet. Tapi yang keluaran 2009 sudah mengalami perbaikan.”

Beda lagi yang dialami Picu, pedagang motor bekas di Jl. HR. Bunyamin Purwokerto. “Karena barang dagangan, sengaja bensin diisi sedikit. Saat dipakai jalan kehabisan bensin, setelah diisi ulang mesin tak mau hidup.”

Akhirnya dibawa ke bengkel resmi, “Ternyata pompa bensinnya rusak dan harus ganti baru. Tapi yang bikin nyesek, harganya Rp 450 ribu!” curhatnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

“Kalo ngadat setelah kehabisan bensin mungkin pompanya kebakar. Memang saat training ada peringatan bahwa bensin di tangki V-Ixion minimal 1 liter, itu yang kudu diperhatikan,” sahut mekanik asli Jateng itu lagi.

Lebih jauh, kami mengonfirmasi pada Muhamad Abidin, Manager Technical Department Service Division PT Yamaha Motor Kencana Indonesia, “Memang ada beberapa kasus pompa bensin V-Ixion rusak karena kepanasan. Tapi kalau yang rusak karena kehabisan bensin belum pernah menerima komplain.”

Menurut pria berkantor di Pulo Gadung, Jaktim ini ada beberapa penyebabnya, “Bisa karena kepanasan seperti dibilang tadi, lalu kebiasaan mengisi bensin di pinggir jalan dan terakhir pemberian aditif berbentuk padat yang bisa mengakibatkan pompa tersumbat.”

Bagian di pompa bensin yang rusak, namanya impeler. “Part itu paling sensitif, bila kena panas, kotoran atau tersumbat akan rusak. Komponen ini ada dalam pompa yang bekerja menjaga tekanan bahan bakar tetap 250 kpa,” urai Abidin lagi.

Nah bila mengalami kasus serupa segera hubungi bengkel resmi Yamaha terdekat. “Kalau memang rusak akan diganti, karena part ini memang tidak bisa dibetulkan dan itu gratis karena digaransi selama 2 tahun,” tutupnya.


Copyright : http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototips/Content/0/0/1/7/6160

Yamaha Vega Pakai Per Kopling Suzuki Satria FU: Akselerasi Lebih Menohok

Dengan mesin sudah banyak ubahan, biasanya mekanik motor balap juga melakukan penggantian per kopling standar dengan model racing yang lebih keras.

Hal tersebut dilakukan, agar kampas kopling dapat beradaptasi terhadap mesin yang sudah mengalami oprekan.

Apa yang sudah biasa dilakukan mekanik balap itu, juga banyak diaplikasi pada mesin motor standar.

“Penggantian itu, bisa mempercepat akselerasi mesin,” kata Nicko, mekanik bengkel umum Kartika, di Pos Pengumben, Jakbar.

Salah satu contoh yang dilakukan Nicko, pada Yamaha Vega R. Untuk dapat akselerasi lebih menohok, biasanya per kopling standar diganti bawaan Suzuki Satria FU.

“Secara fisik per kopling Satria FU diameternya 2,5 mm dan itu lebih tebal 0,5 mm dari pada bawaan Vega. Itu yang membuat per FU lebih keras dari punya Vega,” tuturnya.

Bila penggantian per tersebut pada motor yang mesinnya sudah dioprek, memang sudah banyak yang membuktikan. Namun bila pada mesin standar seperti dilakukan Nicko, terbukti juga keampuhannya tidak ya atau malah sama saja?

Nah daripada ragu, yuk kita buktikan. Alat peraga yang digunakan, Yamaha Vega keluaran 2009. Untuk pengukuran akselerasinya, kita pakai alat Racelogic-Performance Box. Sementara Mr. Testo yang berbobot 50 kg, jadi penunggangnya.

Pengetesan saat Vega pakai per kopling standar dan ketika diganti dengan per kopling Satria FU, masing-masing dilakukan 3 kali pengetesan.

Hasil yang didapat, pada pengetesan kecepatan 0-40 km/jam waktu tempuhnya 3,6 detik (per kopling standar). Sementara saat ganti per kopling Satria FU, catatan waktunya jadi 2,9 detik (data selengkapnya lihat tabel).

Dari hasil tersebut terlihat, adanya koreksi waktu. Walau hanya berbeda 0,05 detik, tetap saja akselerasi dengan per kopling FU lebih cepat dibanding pakai per kopling standar Vega.

Kesimpulan

Dengan pemakaian per kopling Satria FU yang lebih keras, membuat waktu release kampas kopling juga jadi lebih cepat. Hal itu yang memicu akselerasi Vega standar jadi terkoreksi tipis.

Bila dengan mesin standar saja penggantian tersebut bisa bikin Vega cepat ngacir, tentu bila mesinnya sudah oprekan bisa tambah ngaciiir...!

Senin, 03 Mei 2010

Jorge Lorenzo Menang Dramtis Di Jerez-Spanyol




JEREZ – Jorge Lorenzo berhasil meraih kemenangan di ajang MotoGP Spanyol. Dia mengaku tidak percaya atas hasil yang diraihnya ini. “Bagaikan seperti mimpi,” katanya.

Menurut pembalap Fiat Yamaha, kemenangan ini adalah peristiwa yang sangat dramatis. Pasalnya, dia harus harus memulai posisi start yang kurang menguntungkan dengan berada di posisi kelima.

“Selalu menjadi impian saya untuk menang di MotoGP Spanyol dan ini seperti sebuah film, semua dapat terjadi,” ujar Lorenzo sebagaimana dikutip Autosport Senin (3/05/2010).

Lorenzo mengakui Sirkuit Jerez sangat sulit. Meskipun sempat kesulitan di awal lap, namun dia berusaha untuk mencapai posisi terdepan dan berhasil menyalip Valentino Rossi dan Dani Pedrosa di akhir-akhir lap.

“Ini adalah hari yang luar biasa. Tidak dapat dipercaya saya bisa meraihnya karena ini adalah bukan ajang yang biasa, apalagi di depan para fans Spanyol dengan sirkuit yang sangat sulit,” lanjut pembalap asal Spanyol itu.

“Ketika berhasil menyalip Valentino, saya tahu itu tidak mudah. Saya mencoba segala hal untuk menang dan berusaha keras di setiap lapnya” pungkasnya.

Valentino Rossi Juarai Balapan Di Qatar




Selamat datang di MotoGP Musim 2010 yang diawali dengan balap malam di Sirkuit Losail Qatar. Pole Possition di tempati Oleh Casey Stoner, akan Seperti biasanya dengan Postur tubuh 160cm/51 kg lagi-lagi pedrosa memanfaatkan dengan melesat duluan diikuti Oleh Valentino. Juara GP Losail 3 kali berturut-turut Casey stoner sempat memimpin lomba selama 5 lap sebelum akhirnya Crash di Tikungan ke empat . .. ooo too bad, padahal jaraknya lumayan dengan Valentino saat itu sekitar 1 detik-an.

Setelah itu valentino mengambil alih pimpinan Lomba. pertempuran seru terjadi memperebutkan posisi dua dan tiga antara Dovizioso yang geber Honda RC 212V dan Hayden yang ngebetot gas Ducati Desmosedici GP-10 . . . sedangkan Pedrosa posisinya semakin melorot dibelakang Lorenzo-Spies-dan Depuniet. Satu catatan kecil saya bahwa Motor Honda RC 212V yang digeber Dovi sungguh-sungguh kenceng di Straight, bahkan M1 dan GP-10 pun dibuktikan beberapa kali kalah di trek lurus. Beruntung Valentino cukup jago late breaking di ujung straight sehingga aksi saling Overtake berlangsung seru.

Di enam Lap terakhir Jarak Vale dan Dovi semakin dekat, bahkan akhirnya Hayden sempat berhasil Overtake Dovi. Du dua lap terakhir motor bernomor 99 yang digeber LorenZo memberi Kejutan dengan nyusup dari posisi ke empat melewati Dovi dan hayden hingga akhirnya berada di Belakang valentino-diposisi 2. Pertempuran sampai garis finish terjadi terus antara Hayden dan Dovizioso sampai akhirnya Dovi meraih Podium ke tigax. Valentino Rossi menjuarai Seri pertama MotoGP Losail Qatar. Ben Spies menjadi Rookie terbaik dengan finish di urutan ke 5. Good work Fiat Yamaha Semakin di Depan MotoGP team !!, semoga berguna

GP Jepang Di Tunda ( MotoGP LanJut 2 Mei Jerez Nanti)


Karena masalah yang disebabkan perjalanan udara di seluruh Eropa oleh letusan gunung berapi di Islandia, keputusan telah diambil untuk menunda seri balapan di Motegi yang dijadwalkan akan berlangsung dari 23-25 April.
Aerial tembakan dari Sirkuit Motegi

Letusan gunung berapi di Islandia telah menyebabkan awan abu yang telah dihentikan semua perjalanan udara internasional masuk dan keluar dari Eropa.

Situasi ini telah mendorong Grand Prix Tetap Biro yang terdiri dari Bapak Presiden FIM dan Dorna Vito Ippolito Olahraga CEO Carmelo Ezpeleta Bapak, dengan persetujuan Grand Prix Promotor, Mobilityland Corporation, untuk menunda Grand Prix Jepang yang semula dijadwalkan 25 April 2010.

Rossi Dan Pedrosa Ingin Beralih ke Ban Bridgestone


Juara dunia lima kali Valentino Rossi yang memacu Yamaha dan pembalap Honda asal Spanyol Dani Pedrosa ingin meninggalkan Michelin dan membalap menggunakan ban Bridgestone pada musim 2008, menurut ofisial, Minggu.
Hiroshi Yamada, manajer departemen olahraga bermotor Bridgestone, menyatakan kepada AFP bahwa pemegang hak komersial MotoGP Dorna telah mengungkap tuntutan Rossi untuk mengganti pemasok ban motornya.
“Dorna telah mengatakan kepada kami bahwa untuk menghindari aturan penggunaan satu merek ban, kami harus memasok ban Bridgestone kepada pembalap Italia berusia 28 tahun,� katanya.
“Kami akan mengambil keputusan Rabu depan di Jepang,� lanjutnya.
Yamada menambahkan bahwa meski perusahaannya menghadapi tantangan untuk menyediakan ban bagi lebih banyak pembalap namun, “citra Bridgestone akan terangkat jika Rossi, yang merupakan penarik massa, membalap menggunakan ban kami.�
“Jelas kapasitas sumber daya manusia dan keuangan akan mencapai batasnya. Kini kami telah memasok ban untuk 10 pembalap,� kata Yamada.
Rossi yakin ban adalah salah satu alasan utama kekalahannya dari Casey Stoner pada 2007, dan ia meminta agar motornya dicocokkan dengan ban Bridgestone.
Dorna menawarkan aturan satu jenis ban di Motegi, Jepang, bulan lalu, dan hal itu ditawarkan bersamaan dengan turunnya rating televisi olahraga tersebut.
Dalam banyak kesempatan, satu jenis ban sangat menguntungkan pembalap pada sirkuit tertentu untuk bisa menang dengan mudah.
Dan biasanya yang diuntungkan adalah juara baru MotoGP Stoner yang mengendarai Ducati berban Bridgestone.
Dua perusahaan ban besar Bridgestone dan Michelin menolak proposal Dorna tersebut dan Jumat lalu mengancam akan mundur dari MotoGP jika aturan itu diimplementasikan musim depan.
Ofisial kedua perusahaan tersebut mengatakan proposal penggunaan satu merek ban akan berdampak buruk pada perusahaan dan kejuaraan MotoGP.
Namun kontroversi masih akan berlanjut hingga pekan depan karena pada Sabtu ofisial mengumumkan keputusan tidak akan diambil di Malaysia.
Bridgestone telah mendominasi musim 2007 dengan 11 kemenangan dibandingkan lima kemenangan yang didapat Michelin —saat ini tersisa dua lomba di Sepang pada Minggu dan di Valencia, Spanyol, 4 November.
Sementara itu direktur pelaksana Honda Kosuke Yasutake mengatakan Pedrosa telah menyuarakan keinginannya untuk menggunakan ban Bridgestone musim depan, dan Honda optimistis melihat peluang untuk menggunakan ban tersebut.
“Dani telah mengatakan ia ingin ban Bridgestone. Kami telah bertanya kepada Bridgestone tentang kemungkinannya. Keputusan akan diambil sebelum Valencia dan peluangnya tidak nol,� katanya. (Ant/k)

Profile Jorge Lorenzo


Jorge Lorenzo

Bila ada pembalap motor yang sukses dari segi prestasi sekaligus menghibur, barangkali salah satunya adalah Jorge Lorenzo. Pembalap Spanyol ini dikenal senang tampil nyentrik.

Lorenzo lahir di Palma de Mallorca pada 4 Mei 1987. Suka ngebut sejak kecil, Lorenzo sudah melakoni debut di kejuaraan dunia motor kelas 125 cc pada usia 15 tahun.

Debut pertama Lorenzo dilakukannya di GP Spanyol 2002. Saat itu, Lorenzo baru terjun di hari kedua (hari Sabtu). Pada hari Jumat, ia masih dilarang membalap karena belum cukup umur.

Tiga tahun melakoni karir di motor kelas 'capung' itu, prestasi terbaik Lorenzo yang membalap dengan motor Derbi hanyalah menempati peringkat empat dunia pada tahun 2004.

Lorenzo kemudian naik kelas ke nomor 250 cc pada tahun 2005. Membalap untuk tim Aprilia, Lorenzo kemudian jadi juara dunia pada tahun 2006 dan 2007. Memenangi 17 seri, Lorenzo adalah pembalap Spanyol tersukses di kelas 250 cc. Ia memenangi dua seri lebih banyak dibanding Dani Pedrosa dan Sito Pons.

Di awal musim 2008, Lorenzo dikontrak oleh Yamaha untuk membalap di kelas MotoGP. Lorenzo menjadi pendamping untuk lima kali juara dunia GP Motor, Valentino Rossi.

Ciri khas Lorenzo saat membalap ada pada kesukaanya mengemut permen lolipop. Kebiasaan unik ini ternyata terkait dengan sponsor yang menyokongnya, Chupa Chups.

Setelah memenangi GP Spanyol tahun 2007, Lorenzo membuat selebrasi unik. Pembalap bertinggi 173 cm itu pura-pura tengah bermain gitar, sesuai dengan hobinya, yakni bermusik.

Lorenzo juga dikenal dengan gaya menyalipnya dari sisi luar trek. Karena itu, ia pun mendapat julukan 'X-Fuera'.

Profil
Nama :Jorge Lorenzo
TTL :Palma de Mallorca, 4 Mei 1987
Nomor motor :99
Tim :Fiat Yamaha
Juara Dunia : -
Karir :Derbi 125cc (2002-2004), Honda 250cc (2005), Aprilia 250cc (2006-2007), Yamaha, MotoGP (2008-...)

Profile Valentino Rossi


valentino Rossi pembalap kelahiran Urbino, Italia 16 Februari 1979 adalah seorang pembalap tersukses di balap grandprix motor dunia setelah era Michael Doohan, dengan titel juara dunia di empat kelas yang berbeda yang diraihnya dalam waktu tujuh tahun berkarir.Putra dari mantan pembalap GP 250 cc Graziano Rossi dan Stefania Palma ini memegang banyak rekor dan prestasi yang diraihnya melampaui banyak seniornya. Total pembalap eksentrik ini membukukan 7 gelar juara dunia, sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, dan lima kali di kelas puncak, 500cc dan Motogp
Lahir untuk balap

Rossi memang dilahirkan untuk menjadi pembalap, Ia tumbuh dilingkungan yang sangat mendukung karirnya. Ayahnya, Graziano Rossi adalah seorang pembalap besar dimasa ’70-an. Otomatis ia besar dilingkungan yang kental atmosfer balap. Ketika anak-anak seusianya asyik dengan mainannya, Rossi bermain dengan motor balap sungguhan di tengah paddock pembalap ternama Luca Cadalora ataupun Loris Reggiani.
Nomor 46

Dalam karirnya sepanjang GP Rossi selalu memakai nomor 46, ia memakai nomor itu setelah menonton aksi seorang pembalap wildcard Jepang bernomor 46 di TV yang membuatnya terkesan. Apalagi nomor itu juga dipakai oleh Graziano Rossi, papanya ketika memenangkan lomba pertama dengan Morbidelli tahun 1979. Saat ini ia tetap memakai nomor 46 kebanggaanya itu dan tidak mengikuti juara dunia-juara dunia sebelumnya yang memilih berganti nomor 1 setelah mendapatkan titel juara dunia.
Entertainer

Saat pertama bergabung di Gp 500cc bersama tim bekas Doohan, yang dikepalai oleh seorang mekanik handal Australia bernama Jerremy Burgess, suasana paddock sangat terpengaruh perangai Doohan yang temperamental. Semua mekanik dan staff tim tampak serius dan cenderung penuh tekanan. Suasana ini buat Rossi sungguh tak masuk akal, menurutnya ia tak bisa membayangkan membalap tanpa merasa fun, kemudian waktu ia mulai menang, ia bertekad untuk merayakan besar-besaran, menurutnya ia cuma ingin melakukan sesuatu yang baru, menunjukkan emosi memenangkan balap.
Sejak saat itulah, pesta kemenangan jadi ciri khasnya. Tak hanya bersama teman, juga ribuan pendukungnya yang memadati sirkuit. Dengan aksi-aksinya, Rossi bagaikan magnet yang menarik orang untuk menonton GP. Para pecinta GP tentu masih ingat akan aksinya memboncengkan fansnya yang berkostum ayam berkeliling sirkuit, aksinya memboncengkan fans yang berpakaian dokter, ia juga pernah membonceng angka satu raksasa sebagai simbol juara dunia, juga aksi wheelie dan burnout nya yang sudah tak terhitung setiap memperoleh kemenangan. Ia juga kerap memberikan kneepad atau topi nya kepada fansnya dengan melemparnya saat berada di podium. “Valentino itu petarung hebat. Tetapi ia juga tahu kalau kita berada ditengah bisnis hiburan. Jadi ia juga suka menghibur,” kata Burgess.
Julukan Rossi

Dalam perjalanan balapnya rossi kerap berganti julukan dan melakukan hal-hal yang menarik perhatian dan menghibur. Ia beralasan bahwa semuanya itu dilakukan dimulai dengan niat bersenang-senang dan melakukan sesuatu yang lucu.
Rossifumi Julukan Rossi yang diciptakan oleh temannya saat Rossi membalap di kelas 125cc julukan ini tercipta karena Rossi kagum dengan pembalap Jepang yang khas dengan rambut panjangnya, Norick Abe yang saat itu berumur 17 tahun dan dengan gigih bertarung dengan Michael Doohan dan Kevin Scwantz dikelas 500cc, karena nama asli pembalap Jepang itu Norifumi Abe maka Rossi dijuluki Rossifumi.Tahun 2004 Rossi dan Abe sama-sama membela Yamaha berada dalam beda tim namun satu grafis,yaitu dominasi warna biru.Rossi berada di tim Gauloises Fortuna Yamaha Team sedangkan Abe bernaung di Fortuna Gauloises Tech 3 Yamaha Team.
Valentinik Julukan ini berasal dari tokoh kartun Daffy Duck yang menjadi superhero yang di Italia bernama Paperinik. Julukan ini dipakainya pada saat membalap di kelas 250cc.
The Doctor Setelah naik ke kelas 500cc pada musim 2000 Rossi menjuluki dirinya dengan The Doctor karena membalap di kelas 500cc butuh keseriusan dan ia merasa dirinya bukan anak kecil lagi, selain itu ia juga menyukai ide sebagi illmuwan gila dan melakukan eksperimen edan, ia menganggap pantas memakai julukan itu setelah mendapatkan prestasi sebagai juara dunia.”Di balap 500cc kita tidak butuh superhero. Yang kita perlukan cuma tenang, kalem, dan pemikir seperti dokter,”ucapnya. Disamping itu, nama Valentino di Italia kebanyakan digunakan oleh para dokter. Ia juga mulai mengurangi perayaan kemenangan yang dianggapnya sudah tak pantas ia lakukan. “Cukup dengan melambai seperti pembalap lain, lalu malamnya pesta habis-habisan bareng sahabat-sahabat saya.”
Pindah ke Yamaha

pada akhir musim 2003 menjelang musim 2004 Valentino Rossi membuat keputusan yang mengejutkan. Ia memutuskan hijrah dari tim yang dibelanya waktu itu yaitu tim pabrikan Honda, Repsol Honda HRC yang telah mengantarkan dirinya meraih juara dunia 2002 dan 2003 serta membawa Doohan merebut juara dunia 1994, 1995, 1996, 1997, 1998 juga Alex Criville menjadi juara dunia 1999. Rossi memutuskan meninggalkan tim super tersebut dan memilih bergabung bersama tim Yamaha, yang terakhir meraih juara dunia pada tahun 1992 melalui pembalap Wayne Rainey. Rossi tidak pindah ke tim Yamaha sendirian, ia juga membawa Jerremy Burgess, kepala mekaniknya yang dahulu juga menangani Doohan dan Criville. Mereka melakukan serangkaian tes membenahi teknologi motor Yamaha YZR M1 milik Rossi agar mampu menandingi motor terkuat di MotoGP saat itu, RC211V milik Honda.
Mengenai kepindahannya ini, banyak yang tak mengira dan pesimis ia akan mampu mempertahankan gelar juaranya. Salah satu pernyataan pesimis datang dari Max Biaggi, musuh bebuyutannya mengatakan, “Aku tak menyangka ia pindah ke Yamaha, tapi bagaimanapun juga akan sulit mengalahkan Honda. Bahkan Rossi sendiri kurang optimis ia mampu mempertahankan juara dunianya. “Kami membutuhkan waktu untuk tampil kompetitif, untuk menang pada musim pertama bersama Yamaha jelas sangat sulit”. Tapi ia mementahkan semua pandangan pesimis tersebut. bahkan pada seri pertama musim 2004 di GPWelkom, Afrika Selatan ia mengalahkan Max Biaggi yang mengendari motor Honda, meskipun dengan perlawanan yang sangat ketat, dengan motor yamaha, yang terakhirnaik podium tahun 1992 !! bahkan pada tahun 2004 dan 2005 Rossi mejadi juara dunia bersama Yamaha! dan menjadi pembalap yamaha pertama yang paling banyak juara dalam satu musim (rossi juara 9 x pada musim 2005)
Pujian terhadap Rossi

Mick Doohan:

Dia melakukannya (membalap) jauh lebih serius daripada saya


Max Biaggi:

Bagaimana mungkin tahun pertama dia hanya finish sembilan kali dan tiba-tiba bisa mendominasi seperti itu ?. Semua pembalap berpendapat sama: mereka (Honda) memberinya motor hebat, dan cuma dia yang dapat. Mereka melakukan apa saja untuk membuat orang itu menang


Randy Mamola:

Jika ada balapan dan semua pembalap memakai motor dengan teknologi dan mesin yang sama, juaranya akan tetap motor kuning bernomor 46. VALENTINO ROSSI !


Michael Schumacher:

Rossi akan meraih kesuksesan seperti sahabat saya Michael Doohan. Dia pemuda berbakat dan bisa melakukan apa saja dengan motornya


Prestasi

1985 Go-kart pertama.
1989 Debut balap karting 60cc.
1990 Juara kejuaraan karting regional 60cc, menang sembilan kali.
1991 Peringkat 5 di Kejuaraan Junior go-kart Italia ; pertama terjun dalam balapan minimoto.
1992 Juara Italian minibike Endurance.
1993 Peringkat 12 Italian 125cc Sport Production championship, dengan motor Cagiva.
1994 Juara Italian 125cc Sport Production, dengan motor Cagiva.
1995 Juara nasional Italia 125cc; peringkat 3 125cc Kejuaraan Eropa; peringkat 11 di Kejuaraan, Spanish Open 125cc semuanya dengan motor Aprilia.
1996 Peringkat 9 Grandprix 125cc, Scuderia AGV, peringkat 10 kejuaraan Eropa 125cc dengan motor Aprilia.
1997 Juara Dunia Grandprix 125cc, Nastro Azzurro Aprilia, Meraih 11 kemenangan dari 15 balapan, Termasuk menjuarai GP di sirkuit Sentul.
1998 Runner up Grandprix 250cc, Nastro Azzurro Aprilia.
1999 Juara Dunia Grandprix 250cc, Aprilia Grand Prix.
2000 Runner up Grandprix 500cc, Nastro Azzurro Honda.
2001 Juara Dunia Grandprix 500cc, Nastro Azzurro Honda.
2002 Juara dunia Motogp, Repsol Honda Team.
2003 Juara dunia Motogp, Repsol Honda Team.
2004 Juara dunia Motogp, Gauloises Fortuna Yamaha team.
2005 Juara dunia Motogp, Gauloises Yamaha team.

Yamaha YZR-M1

2002 - 2003

2002 adalah musim pertama yang memungkinkan 990 cc 4-stroke yang akan berlari bersama 500 cc 2-stroke. Dalam perubahan dari V-4 YZR500, merancang Yamaha YZR-M1 (for "Mission One") dengan mesin inline-4, untuk swingarm ada yang lebih panjang dan lebih pendek wheelbase. Selain itu, Yamaha ingin mempertahankan superior penanganan YZR500, sehingga mesin M1 dirancang untuk muat dalam sebuah chassis mirip dengan YZR500's. M1 ini dilengkapi dengan sistem manajemen mesin elektronik yang mengontrol pengereman mesin endemik untuk 4-stroke. [1] [2]

M1 adalah tes-sarat dan dikembangkan oleh Max Biaggi, John Kocinski, Norihiko Fujiwara dan Kyoji Namba seluruh 2001. Saat itu berlari di musim 2002 oleh Biaggi dan Carlos Checa di tim pabrik, dan menjelang akhir musim M1s juga diberikan kepada Norifumi Abe, Olivier Jacque dan Shinya Nakano. Pada tahun 2003, mesin pergi dari carburetion ke pengisian bahan bakar, dan Sistem Manajemen Engine diubah ke Idle Control System. [3]

Biaggi dicapai 2 menang pada tahun 2002, dan ditempatkan kedua dalam klasemen akhir seperti yang dilakukan Yamaha dalam kejuaraan pabrik. Pada tahun 2003, M1 penunggang kuda Checa, Alex Barros, Olivier Jacque, Marco Melandri, Shinya Nakano dan Norifumi Abe, dan tidak ada menang dan Yamaha datang ketiga dalam kejuaraan pabrik.
[sunting] 2004/2005

Valentino Rossi menandatangani kontrak dua tahun dengan Yamaha, dilaporkan bernilai lebih dari USD $ 6 juta per musim, dalam sebuah langkah yang digambarkan oleh pers sebagai "menggigit off lebih banyak daripada yang bisa mengunyah". Itu tidak hanya dirasakan secara luas oleh para kritikus dan pakar media, tetapi juga oleh banyak penggemar, yang bahkan dia tidak akan mampu membawa YZR-M1 berjuang sampai ke tingkat perjanjian ini semua menaklukkan Honda RC211V. Dipublikasikan dengan baik peningkatan laju perkembangan mesin Honda selama musim dingin memicu harapan bahwa Honda RC211V di tangan penunggang kuda yang kaliber Max Biaggi dan Sete Gibernau tidak akan mempunyai masalah dalam mempertahankan Judul Dunia untuk Honda.

Sementara itu, Rossi bukan satu-satunya pembelotan Honda harus puas dengan; Jeremy Burgess (kepala awak untuk Rossi di Honda), bersama dengan sebagian besar awak mapan yang panjang, yang diyakinkan oleh Rossi untuk bergabung dengannya di Yamaha. Ini adalah langkah cerdik, dan dikutip oleh Rossi di otobiografinya sebagai instrumental dalam memberikan kepadanya dengan dasar yang kuat yang diperlukan untuk meluncurkan serangan terhadap Championship dengan YZR-M1.

Selama musim dingin 2003/2004 pengujian, Yamaha melangkah ke piring dengan menarik semua berhenti dalam kolaborasi mereka dengan Rossi dan Burgess. Melalui inovasi rezim sistematis dan pengujian, mereka berusaha untuk memperbaiki M1 yang secara tradisional kuat ciri-ciri seperti pengereman yang baik dan cepat penanganan (yang terkesan Rossi), dan menikahi mereka dengan keseimbangan yang baik dan transisi ke kekuasaan. Bekerja sama dengan Rossi dan Burgess, teknisi Yamaha YZR-M1 di bawah pemimpin proyek Koichi Tsuji bereksperimen dengan sejumlah modifikasi mesin dalam upaya untuk memperbaiki daya pengiriman, dan akhirnya diputuskan untuk pergi ke depan dengan empat katup per silinder konfigurasi kepala ( sebagai lawan dari sebelumnya lima katup kepala), dengan halus khusus untuk menembak silinder. Hal ini berbalik lurus empat silinder mesin dari tradisional "mengagumkan", di mana kekuatan jarak pulsa sama dalam empat siklus stroke, ke yang disebut "big bang" di mana kekuatan mesin pulsa dikelompokkan tidak merata di seluruh siklus. Perkembangan ini secara signifikan meningkatkan karakteristik torsi mesin, dan ditambah dengan sedikit perubahan posisi mesin di chasis, membuat M1 lebih mudah untuk mengontrol pada batas adhesi sementara keluar dari sudut-sudut. Setelah musim dingin panik pembangunan dan pengujian, tim menunjukkan dunia bahwa mereka telah melakukan langkah penting di arah yang benar, ketika Rossi dan M1 memenangkan mobil BMW pada tahun 2004 sebelum musim tes IRTA di Catalunya, dengan memposting lap tercepat sesi yang terbuka (mirip dengan ras normal kualifikasi).

Dengan tradisional ras pertama di Suzuka musim dari daftar karena pertimbangan keamanan, musim dimulai tahun 2004 di Welkom di Afrika Selatan. Dalam perlombaan yang sangat luar biasa, Rossi datang melalui untuk mengklaim kemenangan, tidak hanya membungkam para pengkritiknya, tetapi menjadi orang pertama dalam sejarah untuk memenangkan dua dokter kembali ke belakang dengan dua pabrikan berbeda. Rossi akan terus mengklaim menang 8 lebih dokter umum dalam perjalanan untuk memenangkan Kejuaraan tahun 2004, dengan penghitungan 304 poin. Pengendara Honda Sete Gibernau dan Max Biaggi mengambil kedua dan ketiga dengan poin 257 dan 217 masing-masing.

Musim tahun 2004 karena itu akan terungkap untuk memberi Rossi kesempatan ia telah berusaha, untuk membuktikan bahwa itu adalah bakat bukan hanya motor yang telah memenangkan kejuaraan dia-nya. Dengan demikian, ia juga mencapai salah satu dari kudeta besar dalam sejarah Balap Motor.

The YZR-M1 dan kemitraan Rossi terus mendominasi pada tahun 2005, ketika Kejuaraan dimenangkan oleh besar-besaran margin lebih dari 147 titik Pembalap Honda Marco Melandri di kedua place.The 2005 M1 dielu-elukan oleh orang dalam untuk menjadi sepeda ras besar, hal itu digambarkan bahwa yamaha dengan masukan dari Rossi telah menciptakan sebuah perlombaan sepeda untuk mengalahkan yang lain cukup easily.Rossi akan terus kemudian untuk mengatakan bahwa tahun 2005 M1 adalah sepeda terbesar yang pernah dikuasai.
[sunting] 2006
Valentino Rossi's 2006 Yamaha YZR-M1

Terbukti musim 2006 sedikit lebih problematis untuk Yamaha, dengan M1 menderita obrolan dari ras pertama tahun ini. Ini akan menjadi masalah yang berulang untuk semua penunggang Yamaha di sepertiga pertama musim, dan dianggap merupakan fungsi dari tiga perkembangan utama musim dingin; yaitu kenaikan yang signifikan di mesin, sasis kaku baru dan pembangunan baru Michelin ban dengan lebih lengket senyawa dan direvisi profil. Karena perkembangan ketiga terjadi hampir bersamaan, yang biasa satu pengujian teliti pembangunan pada waktu itu membahayakan dan akan memakan waktu lebih dari musim awal untuk memahami dan mengatasi masalah.

Kemunduran ini untuk Yamaha dan YZR-M1 yang sebagian besar bertanggung jawab atas Rossi musim biasa-biasa saja mulai tahun 2006, terwujud dengan kualifikasi miskin pertunjukan dan penjepit nasib sial, dia juga menderita cedera pergelangan tangan pertengahan musim, yang ditambahkan ke kesengsaraan. Dalam sepertiga akhir musim yang mengesankan, masalah M1 itu nyaris dihapuskan, dan Rossi berbalik dalam serangkaian pertunjukan yang akan menutup poin gap yang besar pada pemimpin kejuaraan Nicky Hayden Honda RC211V di atas kapal. Barulah pada lomba akhir musim bahwa M1 dan Rossi dikalahkan oleh hanya lima poin dan Yamaha melepaskan Kejuaraan kembali ke Honda di tangan Nicky Hayden, yang hanya memenangkan dua balapan itu kelak season.Hayden menyatakan bahwa Rossi pantas untuk menjadi juara, tapi keberuntungan dan DNF biaya'S kepadanya championship.Rossi akan menang 5 balapan di tahun 2006 menjadi Nicky's 2, fakta yang baik off dimainkan selama musim.
[sunting] 2007

Peraturan kembali berubah untuk musim 2007 dengan kapasitas mesin MotoGP dikurangi menjadi 800 cc dalam upaya oleh FIM untuk mengurangi kecepatan yang semakin meningkat dari 990 cc sepeda (baik yang mampu lebih dari 210 mph (340 km / h)) ; sehingga YZR-M1 akan berlanjut pada tahun 2007 dalam bentuk 800 cc. Pasca-2006 dan pada tahun 2007 pengujian pra-musim, yang baru dilengkapi 800 cc YZR-M1 (bersama dengan 800 cc MotoGP bikes) telah secara paradoks lebih cepat langsung dari kotak daripada versi 990 cc M1. Hal ini berdasarkan kemudian, pengereman lebih keras, lebih cepat penanganan, kecepatan sudut yang lebih tinggi, dan lebih terkendali daya tarik, dan saat musim 2007 berlangsung, 800 cc YZR-M1 yang diharapkan mendapatkan lebih cepat sebagai melanjutkan pembangunan.

Obrolan yang melanda awal 2006 YZR-M1 telah dieliminasi di dalam switch sampai 800 cc [4]. Sementara sponsor utama bagi Pabrik Resmi Yamaha Team telah beralih dari Unta dengan khas mereka livery kuning dan biru, untuk yang of The Italian Motor Manufacturer Fiat. Tim akan berjalan pada awalnya dalam biru dan skema warna putih dan telah mengisyaratkan niat yang tidak biasa menjalankan berbagai skema warna sepanjang musim.
[sunting] 2008

2008 YZR-M1 dianggap sebagai yang terbaik di sekitar sepeda di MotoGP.Rossi memenangkan Kejuaraan 2008 dengan catatan margin dan didominasi finish semua pasangan season.Team dikelola Jorge Lorenzo Rookie pertama yang pernah menang di M1 di GP Portugis dan memiliki 6 podium Rossi finishes.Many bersama-sama dengan mengatakan bahwa YZR-M1 adalah motor terbaik tahun 2008 musim, sesuatu yang terbukti baik selama pertempuran Rossi telah dipanaskan dengan Casey Stoner di Ducati.
[sunting] 2009
Jorge Lorenzo's 2009 Yamaha YZR-M1

Menampilkan bersumbu pendek baru, posisi tangki bahan bakar direvisi, kepala pengarah baru penyesuaian dan yang lebih fleksibel swingarm, 2009 YZR-M1 secara resmi diperkenalkan pada Februari 2009. 2009 sepeda adalah sama dengan 08 sepeda.

Fokus utama untuk pembangunan telah meningkatkan percepatan dari sudut lambat sementara wheelbase lebih pendek telah diperkenalkan untuk lebih meningkatkan performa dari ban Bridgestone. Sepeda baru dapat memiliki jangkauan yang lebih luas dari penyesuaian dan geometri yang berbeda; mesin kontrol manajemen dan peta telah bekerja, membantu dalam akselerasi keluar dari objektif corners.Main lambat dicapai oleh Yamaha dan 09 mesin baru mereka jauh lebih cepat dan lebih cepat dalam garis lurus dari Honda atau Ducati.Considering bahwa Yamaha M1 tetap mempertahankan urutan terbalik urutan menembak itu Yamaha masih mempertahankan dominasinya sebagai ras terbaik sepeda tahun 2009 [1] [2]


Yamaha YZR-M1 (2008) Spesifikasi
Mesin
Engine type: Liquid-cooled, in-line, 4-silinder, 4-stroke with 16-katup DOHC
Displacement: 800 cc
Ignition: Magneti Marelli dengan pemetaan yang dapat disesuaikan - busi NGK
Fuel System: Fuel injeksi
Sistem pelumasan: Wet bah - Motul Oils
Perekaman data: 2D
Daya maksimum: Sekitar 147kW (200 bhp)
Kecepatan maksimum: Lebih dari 320 km / jam (198,8 mp / h)
Transmisi
Type: 6-speed cassette-type gearbox, dengan rasio gigi alternatif tersedia
Primary drive: Gear
Clutch: Dry multi-plate slipper clutch
Final drive: Chain
Chassis dan running gear
Frame type: Twin-tube aluminium frame delta box, multi-adjustable steering geometry, wheelbase, ride height, with aluminium swingarm
Front suspension: Fully-adjustable Öhlins garpu teleskopik terbalik
Suspensi belakang: menguatkan aluminium swingarm dengan Öhlins tunggal shock dan meningkatnya laju-hubungan
Depan / roda belakang: depan 16,5 inci, 16.5 inci belakang, tersedia dalam berbagai pelek lebar
Depan / belakang ban: Bridgestone atau Michelin slicks, antara, kencing atau dipotong tangan-ban. 16,5 inci depan, 16.5 inch belakang
Front brake: Twin 320 mm karbon disc dengan radial mount empat-piston Brembo jangka lengkung
Rear Brake: Single 220 mm stainless steel disc ventilasi dengan twin-piston Brembo caliper
Berat: 148 kg, sesuai dengan peraturan FIM
Kapasitas bahan bakar: 21 liter, sesuai dengan peraturan FIM



Yamaha YZR-M1.jpg

Replica YZR-M1


Well… di tahun 2008 .. memang Yamaha YZR-M1 menjuarai MotoGP 2008,… dengan rider andalannya Valentino Rossi… !!! Naagh tentu saza motor YZR-M1 menjadi impian para maniac MotoGP.. !!! Dan sekarang sudah ada YZR-M1 Replica yang dijual bebaz… dan dijual oleh GP Motorsportz… !!! Harga banderol motor YZR-M1 ini sekitar USD 7 rebu lebih murah dibandingkan Ducati Desmosedici RR … yang dibanderol seharga USD 65 rebu … !!! :D

Walaupun replica,.. namun jangan diragukan soal kualitasnya… !!! Frame nya sama persis plek-plek yang digunakan oleh original YZR-M1… !!! Power yang dihasilkan diambil dari Superbikez specs… !!! Shock nya jelas pake Ohlins TTX… exhaust nya juga khusus… dan cast wheel nya menggunakan Dymag carbon… yang sepasangnya sekitar USD 4 rebu … !!!

Jika di Indonesia… sudah ada yang beli Desmosedici RR… naaagh gantian… siapa yang berminat beli Yamaha YZR-M1 Replica… ??? Mas Jaos mungkin…

Spefikasi Mesin YZR-M1 2009


Mesin :
Tipe Mesin : Berpendingin Air dengan 16 katup DOHC berkatup Pneumatic
Konfigurasi : 4 Silinder segaris crossplane
Kapasitas Mesin : 799cc
Pengapian : Magneti Mirelli, Busi NGK
Pelumas Mesin : Yamalube
Tenaga Max : 220dk
Top Speed : Lebih dari 330km/jam
Girboks : 6 Speed cassette type
Kopling : Dry Multi-Plate Slipper clutch
Sasis : Aluminium Twintube Delta Box, Whellbase, ride ridht, Swingarm aluminium
Suspensi Depan : Ohlins Upside Down
Suspensi Belakang : Ohlins Rear Shock
Pelek : Marchesini
Ban : Bridgestone 16,5inci Depan-Belakang
Rem Depan : Cakram ganda 320mm dari karbon, 4 piston Brembo
Rem Belakang : Cakram Tunggal 220mm dari stainless steel
Berat Kosong : 148kg
Kapasitas tangki : 21liter
Situs Resmi : www.Yamaha-Racing.com